Pelabuhan Parit 21 Tembilahan Disiapkan Layani Angkutan Peti Kemas Domestik dan Ekspor
Tembilahan - Pelabuhan Parit 21 Tembilahan disiapkan untuk melayani angkutan peti kemas rute domestik maupun ekspor. Langkah ini bertujuan memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Rencana tersebut dibahas Bupati Inhil, H Herman, dalam diskusi bisnis bersama perwakilan perusahaan peti kemas PT Pulau Laut Line. Pertemuan berlangsung di Mal Pelayanan Publik Inhil, Tembilahan, Selasa (27/10/2026).
Letak Dekat Negara Tetangga
Herman menyampaikan bahwa letak geografis Pelabuhan Parit 21 yang dekat dengan negara tetangga menjadi modal utama. Menurutnya, posisi itu mendukung pengembangan infrastruktur dan layanan logistik terpadu di pelabuhan tersebut.
Ia berharap layanan peti kemas dapat membuka pasar baru bagi potensi daerah.
Layanan peti kemas ini diharapkan mampu membuka akses pasar baru bagi potensi daerah seperti kelapa, pinang, dan produk perkebunan lainnya sehingga taraf ekonomi masyarakat ikut meningkat.
Sistem Open Entry Dinilai Efisien
Selain membuka peluang ekspor langsung, penggunaan peti kemas berbasis sistem open entry dinilai efisien. Sistem ini mempercepat proses bongkar muat dengan derek (crane), menjamin keamanan barang, dan memangkas biaya pengiriman logistik.
Dengan dukungan fasilitas modern tersebut, komoditas hasil bumi Inhil diharapkan makin kompetitif di pasar nasional maupun internasional.
Sumber: Riau Pos
Editorial Tapakberita.com