TRENDING
BeritaInternasionalNasionalPolitikEkonomiKesehatanTeknologiOlahragaHiburanOtomotifGaya HidupWisata
tapakberita.com › olahraga

Evra dan Park Ji-sung Hadir di Jakarta, Kemenpar Siapkan Strategi Sport Tourism

Administrator Olahraga, Wisata
Minggu, 25 Okt 2026 13:40 WIB
0
Ilustrasi stadion sepak bola dengan lampu sorot saat senja.
Ilustrasi stadion sepak bola dengan lampu sorot saat senja.

Tapakberita.com. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan strategi untuk memaksimalkan potensi wisata olahraga atau sport tourism melalui ajang OGFC Unite 2027 yang digagas Offside Corp. Kehadiran dua legenda Manchester United, Patrice Evra dan Park Ji-sung, diharapkan menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian Indonesia.

OGFC Unite 2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno

OGFC Unite 2027 dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada April 2027. Ajang ini tidak hanya berfokus pada pertandingan sepak bola, tetapi juga membuka peluang mempromosikan destinasi wisata Indonesia kepada penggemar sepak bola dunia.

Sebagai bagian dari Road to OGFC Unite 2027, Offside Corp menggelar rangkaian kegiatan pada 23 sampai 25 Oktober 2026. Agendanya mencakup Exclusive Dinner bersama Evra dan Park Ji-sung, Offside Fest di Senayan Park, serta Class of Stars Coaching Clinic dan Exclusive Fun Match di Bintaro Arena.

Target Promosi Pariwisata

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenpar, Hafiz Agung Rifai, mengatakan kehadiran dua ikon sepak bola dunia itu membuka peluang luas untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke tingkat internasional. Ia menyampaikannya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Hafiz berharap ajang ini tidak hanya memperkenalkan Indonesia sebagai tuan rumah acara, tetapi juga mengenalkan keindahan destinasi di berbagai daerah. Menurut dia, popularitas Evra dan Park Ji-sung, basis penggemar yang kuat, serta jangkauan media sosial yang luas berpotensi meningkatkan eksposur wisata olahraga Indonesia di pasar internasional.

Ia juga menilai banyaknya ajang olahraga internasional di Tanah Air menunjukkan kesiapan infrastruktur dan fasilitas Indonesia untuk menggelar acara kelas dunia.

Membangun Ekosistem dan Memperpanjang Lama Tinggal

Plt. Deputi Bidang Investasi Kemenpar, Rizki Handayani, mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk membangun ekosistem wisata olahraga yang berkelanjutan. Kolaborasi itu diharapkan berdampak lebih luas bagi industri olahraga, termasuk produksi merchandise dan cendera mata lokal yang melibatkan pelaku UMKM.

Untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan, Offside Corp juga menggandeng ASITA menyusun paket perjalanan yang terintegrasi dengan acara. Pada April 2027, ASITA akan mempromosikan Labuan Bajo lewat paket perjalanan bersama para legenda Manchester United.

Rizki berharap promosi tidak terpusat pada satu destinasi. Ia mendorong agar paket juga mencakup tempat lain, seperti Borobudur, Jawa Barat, dan Kepulauan Seribu.

Tanggapan Penyelenggara dan Para Legenda

CEO Offside Corp, Gilbert Garlycia, mengatakan OGFC Unite 2027 bukan sekadar pertandingan, melainkan pengalaman yang mempertemukan legenda dunia, penggemar, komunitas, dan industri pariwisata Indonesia. Ia menyebut rangkaian Road to OGFC dirancang membangun antusiasme secara bertahap, bertepatan dengan persiapan menyambut 500 Tahun Kota Jakarta.

Gilbert menambahkan, Manchester United sempat dijadwalkan berkunjung pada 2009 tetapi batal. Menurut dia, kini ada kesempatan menampilkan kembali tim Manchester United era kejayaan dalam laga melawan tim lokal Indonesia.

Patrice Evra, mantan pemain Manchester United dan Tim Nasional Prancis, menyambut antusias kesempatan berinteraksi dengan penggemar Indonesia. Ia menilai Indonesia bukan hanya Bali, tetapi juga punya Jakarta dan daerah lain dengan pengalaman wisata khas. Evra juga mengaku tertarik pada kuliner Indonesia dan berharap punya lebih banyak waktu menjelajahi berbagai daerah.

Park Ji-sung, mantan pemain Manchester United dan Tim Nasional Korea Selatan, menilai pesepak bola Indonesia berpotensi berkembang dan bersaing di level internasional. Menurut dia, peluang berkarier di luar negeri, termasuk di Jepang dan Eropa, dapat diraih melalui pembinaan, kedisiplinan, dan kerja keras yang konsisten.

Sumber: Suara.com

Editorial Tapakberita.com

0
TAGS
BERITA TERKAITSelengkapnya →
BERITA TAPAKBERITA.COM LAINNYA
0 Komentar
Tulis Komentar...
Kanal
BeritaInternasionalNasionalPolitikEkonomiKesehatanTeknologiOlahragaHiburanOtomotifGaya HidupWisataIndeks Berita